“A man Named Fajar!”
Bukan sekedar mahasiswa biasa

Lintang Masa Kini

Sekedar berbagi, sedari kecil, entah ini takdir entah bukan, jarak antara rumah yang saya tinggali dengan tempat saya menuntut ilmu dan berkegiatan tidaklah bisa dibilang dekat. SD saya misalnya, sebelum akhirnya saya pindah di daerah Maguoharjo, rumah saya berada di selatan Prambanan sementara sekolah saya berada di daerah Condongcatur(sekitar 13 km). Kemudian ,saat di SMP, saya sudah pindah di Maguoharjo, sementara sekolah saya ada di daerah Kotabaru (sekitar 10 km). Beralih ke SMA, SMA saya berada di dekat pasar kuncen(seitar 13 km). Untungnya ketika kuliah, jarak yang begitu tempuh semakin dekat, sekitar 9 km.
Dulu, pernah saya mengeluh sendiri akan hal tersebut, dan kemudian membuat malas akan beberapa hal dalam berkegiatan. Namun, semoga tidak untuk sekarang. Kenapa? karena saya telah menemukan sosok lintang-lintang masa kini yang membuat saya takjub dan sadar diri,, here are those persons,
Dhini namanya,,teman di KSAI, mantan adek kelas SMA yang kini jadi seangkatan ini kemudian baru saya ketahui ternyata nglaju dari Muntilan, Jawa Tengah,yang berjarak sekitar 25 km. Keren bukan?? Setiap hari selalu keluar propinsi.
Di atas gunung, ternyata masih ada langit. Masih ada yang lebih gila lagi. Dia adalah staff saya di departemen pendampingan KSAI, Prima namanya. Ternyata, stelah saya ketahui, dia itu nglaju dari Pundong Bantul yang berjarak sekitar 35 kilometer. Tidak bisa saya bayangkan, apalagi dia itu bukan laki-laki (perempuan,akhwat red.)
Mereka berdua menurut saya sudah cukup “gila”. Namun kemudian saya teringat seorang teman ”mantan seperguruan” yang kini kuliah di Informatika UGM(elektro). Ibnu namanya, sobat saya yang satu ini cukup Guendeng, bayangkan, ternyata,sampai detik ini dia masih terus nglaju dari Galur KulonProgo kalau mau ke kampus yang berjarak sekitar 47 kilometer!!!!!. Nglaju bro sis !!!! 47 kilometer!!!,,
Begitulah, mereka disamping teman-teman saya yang lainnya yang rumahnya jauh-jauh canggih, ali, noerma, budiarto, uzzy, unik, ibram, dan masih banyak lagi, merekalah lintang masa kini yang dengan mengingat mereka membuat saya tersadar, dan membuat saya malu, bilamana kemudian saya bermalas-malasan dan telat dengan alasan jauh….

6 Responses to “Lintang Masa Kini”

  1. yup…. mereka keren.. ada lagi mas. Pita, Intan guptasari.. masih nglaju jg dari kalibawan. (gym)

  2. wew.. semangat!!

  3. “ehm.”

    jadi berasa pengen malu… :”>

    saya juga punya dosen mas, rumahnya dket sama prima tapi pak dosen jaraaaang bgt telat bahkan sering jam 7 udah syampai kampyus trus nungguin mhsnya pada datang. tapi beliau numpak mobil..heheheee…

  4. @firda : oo iyaya, btw kalibawang tu mana to???
    @tia : sama2
    @ehm : weee,,, beda we,,, itu lebih enak dan manstab,,, tapi patut diacungi jempol,,,, sip2

  5. kalibawang tuhh Kulonprogo.. lebih barat dari nanggulan..hoho

    btw, dosenku juga ada yg rumahnya nun jaoh di Jakal pojok utara sono noh… kalau ngajar gak pernah telat.. meski jam 7 pula.. salut!

  6. fajar, namaku di link blog kok salah gitu?? hmm, benerin ya, he3.
    my name is septia rani ;p


Leave a Reply